Sabtu, 22 November 2008

Pertama Kali Aku...


Perbuatan itu sangat tabu saya bicarakan, tapi sangat umum dilakukan oleh para Mr.X dan Mrs.Y. Saya enggan membicarakannya dengan orang lain, meskipun itu orang terdekat saya. Rasanya itu adalah sebuah aib yang tidak boleh ada seorang pun tahu. Saya hanya bisa tertunduk dan terdiam jika ditanyai orang lain akan hal ini. MALU. Aku bilang ke mereka. Tapi kenapa mereka tetap memaksa aku untuk mengatakannya? Apa mereka tidak malu? Atau mereka malah merasa bangga dengan apa yang telah dilakukannya padaku dengan menanyakan hal itu dan bahkan ada di antara mereka (Mr.X) mengajak melakukan hal yang ditanyakan itu denganku. Untung saja Ayah dan Ibu-ku telah mengajariku agar aku tidak lah pernah mendekati, apa lagi sampai berniat untuk mencobanya. HARAM. Dan dengan tegas orang tuaku mengatakannya. Sampai akhirnya, keImanan-ku tergoda, dan aku terjebak. Aku terjebak dalam sebuah dimensi yang asing. Jauh dari kehidupan asalku. Aku tidak berani memandang wajah orang tua-ku untuk meminta tolong. Mereka pasti akan bilang "Salah sendiri! Siapa suruh mendekati makanan Syetan itu? Sudah Ayah dan Ibu peringatkan berkali-kali untuk tetap hati-hati dalam menjaga hati, jiwa, pikiran. Semua itu amanah dari ALLAH." Aku hanya akan bisa menangis, menyesal. Tapi itu semua tidaklah berguna. Tidak ada artinya. ALLAH pun terlanjur marah pada-ku, sehingga Dia membuat aku jadi seperti ini. Aku yakin ALLAH masih memaafkan-ku. Tapi aku terlalu takut.... Aku telah mengecewakan semua yang sayang pada-ku. Aku terlalu bodoh. Untuk pertama kalinya aku menangis karena sebuah RASA. Rasa yang sebenarnya hanyalah fana.

Tidak ada komentar: